Minggu, 06 Januari 2013

Akulturasi Psikologi

Akulturasi psikologi merupakan proses penggabungan antara emosi dan lingkungan yang terjadi di sekitarnya dalam upaya untuk beradaptasi dengan lingkungan sosialnya. 
 
penggabungan dua budaya yang berbeda yang merupakan hasil dari proses interaksi. Istilah akulturasi atau culture contact (kontak kebudayaan) mempunyai pengertian proses sosial yang timbul bila suatu kelompok manusia dengan suatu kebudayaan tertentu di hadapkan dengan unsur-unsur dari kebudayaan asing sedemikian rupa sehingga unsur-unsur kebudayaan asing itu lambat laun diterima dan di olah ke dalam kebudayaan sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayaan itu sendiri.

Faktor-faktor yang mempengaruhi akulturasiadalah perubahan sosial budaya dan struktur sosial serta pola budaya dalam suatu masyarakat. Perubahan sosial budaya merupakan gejala umum yang terjadi sepanjang masa dalam setiap masyarakat. Perubahan itu terjadi sesuai dengan hakikat dan sifat dasar manusia yang selalu ingin mengadakan perubahan.
Secara garis besar, ada dua faktor yang menyebabkan akulturasi dapat terjadi, yaitu:
Faktor Intern 
Bertambah dan berkurangnya penduduk (kelahiran, kematian, migrasi)
Adanya penemuan baru. Discovery --- penemuan ide atau alat baru yang sebelumnya belum pernah ada. Invention --- penyempurnaan penemuan baru. Innovation ---pembaruan atau penemuan baru yang diterapkan dalam kehidupan masyarakat sehingga menambah, melengkapi atau mengganti yang telah ada. Penemuan baru didorong oleh kesadaran masyarakat akan kekurangan unsur dalam kehidupannya, kualitas ahli atau anggota masyarakat. Konflik yang terjadi dalam masyarakat.
Pemberontakan atau revolus. 

sumber : 
http://id.wikipedia.org/wiki/Akulturasi
http://www.psychologymania.com/2012/06/faktor-yang-mempengaruhi-akulturasi.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar